Senin, 31 Januari 2011

Shell Tarik Pekerja dari Wilayah Konflik

Senin, 31 Januari 2011

Salah satu produsen minyak terbesar dunia, Shell, mulai mencemaskan kinerja operasional perusahaan di Mesir. Shell segera melakukan evakuasi seluruh pekerja di lahan negara pipmpinan Husni Mubarak.

Seperti dilansir al-Arabiya, kondisi keamanan beberapa kota besar sedang tidak menentu. Tak ayal, banyak perusahaan bersikap cepat melindungi aset dan pekerjanya masing-masing. Mesir sendiri memiliki cadangan minyak melimpah sehingga dikenal sebagai produsen terbesar di Afrika. Produksinya mencapai lebih dari setengah juta barel setiap hari. Para analis memperkirakan harga minyak akan sangat terpengaruh oleh situasi dalam negeri Mesir.  


Instabilitas politik sudah menghancurkan pasar saham di negara tersebut, demikian pula dengan kurs mata uang dan prospek hutang negara. Aksi protes hingga kini masih berlanjut, para demonstran menuntut reformasi ekonomi dan politis secepat mungkin.

Jumat, 28 Januari 2011

CEO: BofA Tidak Butuh Modal Baru

Jumat, 28 Januari 2011 

Bank of America tidak perlu menggalang dana segar guna memenuhi peraturan baru dalam dunia keuangan dengan kualitas portofolio kredit yang semakin baik, kata CEO Brian Moynihan hari Jumat dalam sebuah wawancara di Davos, Swiss.
Seminggu yang lalu, Bank of America melaporkan kerugian pada kuartal terakhir 2010 yang diakibatkan oleh penghapusan piutang dalam bisnis KPR. Pendapatan Bank turun 16 sen per lembar saham pada kuartal keempat, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 14 sen per lembar saham dari analis.
 
"Kami sangat optimis dengan perkembangan waralaba ke depan," kata Moynihan. Dalam mengantisipasi peraturan baru, seperti reformasi undang-undang keuangan Dodd-Frank di AS dan peraturan internasional Basel III, bank telah meningkatkan modal sebesar $50 milyar, tambahnya.

Turun, Pendapatan Microsoft Kuartal IV

Jumat, 28 Januari 2011 

Microsoft Corp. melaporkan pendapatan bersih kuartal terakhir yang turun dibandingkan satu tahun lalu. Profit unit bisnis Bill Gates ini gagal memenuhi harapan Wall Street karena lesunya penjualan komputer.

Net income kuartal V yang berakhir Desember lalu tercatat sebesar $6,63 miliar, atau turun tipis dibandingkan tahun lalu, $6,66 miliar. Namun akibat aksi buyback saham, net income per saham naik dari 74 sen ke 77 sen. Angka tersebut lebih baik dari prediksi Wall Street, sebesar 69 sen per saham.

Pendapatan usaha anjlok hingga 30% pada divisi Windows menjadi $5,1 miliar pada triwulan akhir tahun lalu. Menyusul anjloknya ekspor produk global sampai 3%. Sektor game dan hiburan berhasil menutupi penurunan setelah varian XBox dan Kinect mampu menyumbang kenaikan 55% pada divisi tersebut ($3,7 miliar). Saham Microsoft sendiri naik 9 sen ke $28.27 pada penutupan terakhir sesi reguler.
 

Kamis, 27 Januari 2011

Caterpillar Sukses Di Kuartal Keempat

Kamis, 27 Januari 2011

Caterpillar, salah satu komponen Dow, melaporkan pendapatan pada kuartal keempat yang melampaui perkiraan analis. Produsen mesin-mesin berat itu melaporkan laba kuartal keempat yang mencapai $1,47 per lembar saham. Jauh melebihi perolehan 41 sen per lembar saham dalam periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penjualan pada kuartal terakhir mencatat angka $12,81 milyar, naik dari $7,90 milyar pada tahun lalu.
Berdasarkan konsensus dari Thomson Reuters sebelumnya, perusahaan ini diperkirakan hanya akan memperoleh kenaikan $1,27 per lembar saham, dengan pendapatan yang sebesar $11,63 milyar.
 
"Perusahaan secara substansial telah menggenjot produksi, meningkatkan efisiensi pabrik, menekan pengeluaran operasional Perlengkapan & Mesin ke rekor sepanjang masa, meluncurkan sejumlah penambahan kapasitas dan program-program produk baru guna menopang langkah perusahaan dan mengumumkan beberapa akuisisi penting, "kata CEO Caterpillar, Doug Oberhelman.

Exxon Mobil Capai Kesepakatan Dengan Rosneft Rusia

Kamis, 27 Januari 2011

Exxon Mobil Corp. menandatangani kesepakatan dengan Rosneft Rusia pada hari Kamis untuk mengembangkan sumber daya minyak dan gas di Laut Hitam, yang memberikan alternatif baru untuk lebih memberdayakan sektor energi di negara itu meskipun ada kekhawatiran tentang penolakan investasi di sana.
CEO Exxon Mobil, Rex Tillerson, mengumumkan kesepakatan tersebut bersama Pimpinan Rosneft, Igor Sechin, yang juga merupakan wakil Perdana Menteri Rusia, pada World Economic Forum di Davos, Swiss. Mereka tidak langsung mengungkapkan nilai potensial dari kesepakatan itu, dan hanya mengatakan bahwa kerjasama itu akan meningkatkan penjualan minyak mentah untuk kilang Tuapsinsky Rosneft dan pasar Laut Hitam lainnya.
 
"Ini kesempatan yang penting untuk memperluas aktivitas bisnis kami ke wilayah baru," kata Tillerson kepada wartawan. Sementara Sechin menilai kesepakatan itu sebagai pertanda bahwa Rusia telah membuka diri terhadap investasi asing.
 
Perjanjian tersebut akan memberi akses untuk Exxon memasuki sumber daya Rusia dan sebaliknya Rusia memperoleh akses untuk mengetahui teknologi Exxon. Mereka akan mengeksplorasi wilayah seluas 11.200 kilometer persegi dari area pengeboran laut dalam milik Rusia di Laut Hitam.

Sony Umumkan Produk Baru Hadapi Nintendo

Kamis, 27 Januari 2011 13:59 WIB

Sony Corp memperlihatkan kepada publik, gaming device baru hari Kamis guna menghadapi kompetisi melaan Nintendo DS dan berusaha untuk memanaskan persaingan dari ponsel pintar dan tablets. Sony mengatakan telah menamakan produk barunya tersebut ”NGP”, singkatan dari Next Generation Portable.
Pengumuman tersebut muncul di hari yang sama dengan Nintendo yang diperkirakan memberikan laporan turunnya pendapatan kuartalnya. Penjualan Nintendo DS turun menjelang launching versi barunya dengan keunggulan tanpa-kaca bulan depan.

Merger Intel-McAfee Tanpa Kendala

Kamis, 27 Januari 2011 

Rencana takeover perusahaan antivirus dan data security, McAfee, oleh Intel tinggal menunggu waktu. Komisi Eropa telah memberi restu akan rencana strategis senilai $7,68 miliar.

Persetujuan otoritas diberikan kepada Intel, setelah perusahaan memastikan bahwa produk mereka akan compatible dengan software terbitan rivalnya. Kesepakatan akuisisi sendiri sebelumnya sudah diloloskan olah pemerintah Amerika Serikat (AS).

Bisnis keamanan sendiri sudah menjadi sektor menjanjikan karena banyaknya ancaman malware dan virus. Terutama yang berasal dari email atau jaringan internet. "Komitmen Intel telah memenuhi azas kompetisi dan keuntungan dari merger itu sendiri," ujar Joaquin Almunia, Komisaris Kompetisi EU. Chip komputer buatan Intel saat ini sudah menguasai 80% industri PC dan server global.  
 

Starbucks: Harga Komoditi Kopi Memberatkan

Kamis, 27 Januari 2011 11:01 WIB

Jaringan kopi terbesar dunia, Starbucks Corp., memperkirakan lonjakan harga kopi akan menghantam estimasi perolehan laba tahun 2011. Apabila benar terbukti, maka ekspektasi pendapatan analis bagi SBUX urung terjadi.

Kabar ini langsung menggerus saham Starbucks hingga 2% pada sesi perdagangan terakhir di NYSE. Tidak hanya itu, kenaikan harga bahan makanan juga sedang melanda, mulai dari kopi, susu hingga daging dan roti. Beban tersebut dipastikan segera memukul biaya operasi Starbucks secara global. Perusahaan kemungkinan terpaksa meniru langkah Mcdonald's yang berniat menaikkan harga demi mengimbangi cost.

Melihat tantangan masa depan, direksi SBUX memproyeksikan earnings $1.43 hingga $1.47 untuk tahun ini. Proyeksi tersebut lebih rendah dibanding harapan analis, $1.49. 
 

Saham Demand Media dan Nielsen Melejit Saat IPO

Kamis, 27 Januari 2011 

Saham Demand Media Inc. dan Nielsen Holdings hari Rabu melangsungkan IPO dengan kenaikan harga yang tinggi, setelah kedua saham tersebut mencapai harga diatas target.
Saham Demand Media melonjak 33.2% untuk ditutup di harga $22.65 seiring saham perusahaan tersebut mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange.
 
Perusahaan yang berdomisili di Santa Monica, California, yang melakukan publikasi dan distribusi artikel dan bahan-bahan tulisan lainnya melalui jaringan situs, menawarkan penjualan saham sebanyak 8.9 juta lembar di harga $17 per lembar saham, diatas target awalnya $14 per lembar sampai $16 per lembar saham.
 
Sementara itu, saham Nielsen Holdings naik 8.7% ke dekat $25 per lembar saham seiring saham perusahaan tersebut mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange.
 
Perusahaan yang berdomisili di New York tersebut, yang mengikuti dan menganalisa perilaku konsumen menawarkan penjualan saham sebanyak 71.4 juta lembar saham di harga $23, diatas kisaran awalnya di $20 sampai $22 per lembar saham.

Rabu, 26 Januari 2011

Saham Yahoo Jatuh Setelah Earnings Dirilis

Rabu, 26 Januari 2011 14:00 WIB

Yahoo melaporkan pendapatannya yang melampaui perkiraan analis. Namun demikian, Yahoo memberikan perkiraan pendapatan untuk kuartal ini yang di bawah ekspektasi analis.
Perusahaan pencarian dan iklan online ini melaporakan keuntungan 24 sen per saham, naik 11 sen per saham dari tahun sebelumnya.
Untuk kuartal ini, Yahoo mengatakan bahwa penjualannya berada di kisaran $1,02 milyar - $1,08 milyar. Kisaran tersebut di bawah perkiraan analis $1,13 milyar.
 
Saham Yahoo terjerembab setelah laporan earnings dirilis. Pada perdagangan kemarin, saham Yahoo ditutup di $16.02, turun 0,44% dari penutupan hari sebelumnya.

Walt Disney PHK Karyawan Divisi Game

Rabu, 26 Januari 2011 

Walt Disney telah mem-PHK sebagian besar karyawannya di bagian studio game, demikian konfirmasi dari perusahaan tersebut Hari Selasa.
Disney telah memberikan surat pemberitahuan ke seluruh 700 karyawan di divisi tersebut Hari Senin, tapi enggan mengungkapkan berapa banyak orang yang akan terkena kebijakan tersebut. Sumber mengatakan bahwa akan ada 30-50% dari total karyawan yang akan di-PHK.
 
Menurut orang dalam, rencana ini sebenarnya sudah dimulai ketika Walt Disney mengakuisisi Playdom, perusahaan game online, senilai $763 juta pada Juli 2010. Ini merupakan pembelian tertinggi untuk perusahaan game sosial setelah Electronics Art membeli Playfish senilai $400 juta di akhir 2009.
 
Dan pada September 2010, kepala grup Media Interaktif Disney, Steve Wadsworth mengundurkan diri dan langsung digantikan oleh CEO Playdom, John Pleasants dan ex-Yahoo Jimmy Pitaro.
 
“Dengan John Pleasants memimpin divisi game, dia tidak hanya akan fokus membuat bisnis menjadi profit, tapi juga mendiversifikasi kehadiran kami di bisnis game, jadi kami tidak bergantung hanya pada satu platform yang bakal menghadapi banyak tantangan,” kata CEO Disney, Bob Iger, dalam konferensi press. “Tujuan kami bukan hanya menjadi profit, tapi mencapai profit dengan mengubah investasi kami.”
 
Saham Disney ditutup di $39.86 Hari Selasa, turun 0,2% dibandingkan penutupan Hari Senin.

Lagi, Yahoo PHK 150 Karyawan

Rabu, 26 Januari 2011

Yahoo, hari ini, mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 1% dari total karyawannya di seluruh dunia, sekitar 150 orang.
PHK ini menambah PHK 700 karyawan yang telah diumumkan perusahaan bulan lalu. Dan sebagian besar PHK dilakukan di divisi produk.
Juru bicara Yahoo tidak menyebutkan negara dan jabatan yang terkena pemangkasan ini.
 
“Perubahan personel yang kami lakukan adalah bagian dari rencana strategi yang sedang berjalan untuk memposisikan Yahoo untuk bertumbuh dalam pendapatan dan profit dan untuk mendukung strategi kami untuk melakukan diferensiasi produk ke pasar. Kami akan terus mengambil karyawan secara global untuk mendukung prioritas kunci kami. Langkah hari ini akan berpengaruh pada kira-kira 1% total karyawan global,” demikian pernyataan dari Yahoo.

LG Electronic Mencatat Rekor Kerugian Kuartal IV

Rabu, 26 Januari 2011

 
Perusahaan raksasa LG Electronics Inc mencatatkan rekor kerugian pendapatan kuartalannya, terutama akibat absennya peluncuran model premium terbaru sehingga mengakibatkan terpukulnya bisnis telepon-nya.
 
Sementara untuk divisi TV juga ikut mengalami kerugian terkait makin intensifnya kompetisi harga selama musim liburan di akhir tahun.
 
Perusahaan TV terbesar No.2 dunia dan vendor handset terbesar ke-3 dunia ini di hari Rabu melaporkan kerugian operasional antara bulan Oktober-Desember sebesar 246 milyar won ($219.8 juta). Ini merupakan angka kerugian kuartalan kali ke duanya berturut-turut dan lebih buruk dari perkiraan yang ditaksir merugi sebesar 165 milyar won menurut jajak pendapat Thomson Reuters.
 
Namun laporan pendapatan ini tidak begitu berdampak besar terhadap indeks bursa KOSPI. Indeks justru terus melambung tinggi hingga tembus diatas kisaran 279.00 (Indeks berjangka KSc1).
 

Selasa, 25 Januari 2011

Pendapatan Verizon Mengecewakan

Selasa, 25 Januari 2011
Verizon, perusahaan raksasa telekomunikasi, laporkan laba dan pendapatan yang lebih rendah dari estimasi Wall Street meskipun catatkan kenaikan pertumbuhan pelanggan nirkabel yang signifikan. Menjelang rilis iPhone, Verizon Wireless, kerja sama Verizon dengan Vodafone, perusahaan telah mencatat penambahan konsumen sebanyak 872.000lebih tinggi dari ekspektasi analis 646.000.

Meskipun demikian, konsumen kini hanya menghabiskan lebih sedikit anggaran untuk penuhi kebutuhan telekonomunikasi seiring gencarnya diskon dan tawaran layanan data unlimited. Pendapatanperusahaan turun 2,6% menjadi $26,4 miliar setelah Verizon putuskan untuk menjual saluran telepon pedesaan di 14 negara.

Laba per saham (EPS) Verizonmeningkat menjadi54 sen di kwartal empat 2010, lebih baik daripublikasi sebelumnya50 sen per saham. Meskipun demikian, ini masih lebih rendah dari estimasi analis yang disurvei Bloomberg 55 sen.
 
Saham Verizon turun 1,3% menjadi $34,78 dan Dow futures tetap terpuruk di teritori negatif setelah perusahaan merilis laporan keuangannya.

Laporan Penghasilan Texas Instruments Naik

Selasa, 25 Januari 2011

Texas Instruments (TI) melaporkan keuntungan kuartalan yang lebih tinggi daripada prediksi dan memberikan outlook untuk kuartal ini sama seperti perkiraan analis.
Perusahaan semikonduktor ini menghasilkan pendapatan 64 sen per saham lebih tinggi dibandingkan 52 sen per saham tahun lalu.
 
Penjualan untuk periode terakhir naik menjadi $3,53 miliar dari $3 miliar tahun lalu.
 
Namun meski laporan penghasilan TI melebihi estimasi para analis, harga saham TI jatuh lebih dari 2% setelah jam perdagangan Hari Senin setelah laporan penghasilan.

Earnings Amgen Lampaui Perkiraan

Selasa, 25 Januari 2011 10:26 WIB

Amgen melaporkan keuntungan yang melebihi apa yang diperkirakan oleh para analis hari Senin, tetapi mengeluarkan perkiraan dibawah perkiraan Wall Street. Perusahaan bioteknologi raksasa AS tersebut melaporkan earnings kuartal IV sebesar $1.17 per lembar saham. Amgen memperoleh nilai $1.05 per lembar saham di periode yang sama awal tahun. Penjualan untuk kuartal terakhir ini naik $3.84 miliar, naik dari $3.81 miliar per tahun.
Perusahaan tersebut mendapatkan nilai $1.11 per lembar saham dari pendapatam sebesar $3.81 miliar di beberapa kuartal terakhirnya.
 
Sebagai tambahan, Amgen mengatakan bahwa perusahaan tersebut berharap mendapatkan pe,asukan diantara $15.1 dan $15.5 miliar dan pendapatan dari saham $5 ke $5.20 per lembar. Para analis Wall Street memperkirakan adanya pendapatan 2011 sebesar $15.21 miliar dan pendapatan per saham sebesar $5.25 per lembar saham.

Senin, 24 Januari 2011

Sara Lee Terima Tawaran Apollo

Senin, 24 Januari 2011 

Sara Lee Corp menerima tawaran pengambil-alihan dari Apollo Global Management LLC, Bain Capital LLC dan TPG Capital yang lebih tinggi dari harga saham saat ini sebesar $18.70, dikatakan 3 orang yang mengetahui hal tersebut.
Penawaran tersebut mendekati harga per saham $20 per lembar bahwa dewan Sara Lee sedang mencari level harga tersebut, dikatakan kepada public, yang menolak untuk disebutkan identitasnya karena proses tersebut masih rahasia. JBS SA, penghasil daging dari Brazil, sedang mempertimbangkan untuk melakukan revisi yang didukung oleh Blackstone Group LP, dikatakan publik tersebut. Downers Grove, yang berbasis di Illinois, Sara Lee memiliki nilai pasar sekitar $12 miliar.
Dewan komisi Sara Lee berencana untuk bertemu pada tanggal 27 Januari guna membahas kembali dan mempertimbangkan kembali usaha kopi mereka, dikatakan seorang diantaranya. Pembelian tersebut akan memberikan Apollo sebuah perusahaan dengan produk yang setara makanan pagi Jimmy Dean dan hotdog Ball Park, hal serupa dengan usaha kopi tersebut. Adanya profit margin dan prospek pertumbuhan divisi kopi Sara Lee mungkin menarik minat Apollo, dikatakan John Baumgartner, seorang analis dari Telsey Advisory Group di New York, bulan ini.

Jumat, 21 Januari 2011

Pendapatan Prima, Google Rombak Direksi

Jumat, 21 Januari 2011 14:17 WIB

Raja mesin pencari internet berbasis Amerika Serikat (AS) menunjuk eksekutif baru. Adalah Larry Page yang ditugaskan menjabat sebagai CEO Google Inc terhitung April tahun ini.

Page akan mengambil alih tugas Eric Schmidt yang telah menduduki posisi tersebut selama satu dekade. Setelah proses pergantian tuntas, Ia menjabat sebagai executive chairman di salah satu perusahaan tekno terbesar dunia tersebut. Dalam pernyataan resminya, Google mengatakan bahwa Schmidt bertugas dalam hal 'kesepakatan, kemitraan, pelayanan dan pengembangan hubungan bisnis'.

Kejutan ini menyusul kabar lonjakan profit Google Inc. dalam tiga bulan terakhir, yakni sebesar $2,54 miliar dari revenue mencapai $8,44 miliar. Larry Page sendiri adalah mitra pendiri perusahaan dengan reputasi kepemimpinan cukup baik di mata investor. "Menurut Saya, Larry sudah siap memimpin dalam jangka panjang," tutur pendiri Google lainnya, Mr.Brin.

Analis menilai Larry Page sekarang lebih berpengalaman serta siap bertanggung jawab pada investor, seperti yang sudah Ia lakukan dalam 10 tahun terakhir. Pasar juga tidak yakin bahwa Page akan mengubah strategi bisnis Google secara frontal.

"Ketika Anda melihat pergeseran eksekutif pada perusahaan dengan kinerja bagus, Anda mungkin terganggu," ujar Mike Hickey dari Janco Partners. Namun, Page adalah orang lama yang telah mafhum benar dengan seluk beluk bidang yang digelutinya. Saham Google sendiri naik 2% ke $639 pada sesi after-hours pasca kombinasi kabar earnings dan pergantian eksekutif.

Pendapatan Prima, Google Rombak Direksi

Jumat, 21 Januari 2011 14:17 WIB

Raja mesin pencari internet berbasis Amerika Serikat (AS) menunjuk eksekutif baru. Adalah Larry Page yang ditugaskan menjabat sebagai CEO Google Inc terhitung April tahun ini.

Page akan mengambil alih tugas Eric Schmidt yang telah menduduki posisi tersebut selama satu dekade. Setelah proses pergantian tuntas, Ia menjabat sebagai executive chairman di salah satu perusahaan tekno terbesar dunia tersebut. Dalam pernyataan resminya, Google mengatakan bahwa Schmidt bertugas dalam hal 'kesepakatan, kemitraan, pelayanan dan pengembangan hubungan bisnis'.

Kejutan ini menyusul kabar lonjakan profit Google Inc. dalam tiga bulan terakhir, yakni sebesar $2,54 miliar dari revenue mencapai $8,44 miliar. Larry Page sendiri adalah mitra pendiri perusahaan dengan reputasi kepemimpinan cukup baik di mata investor. "Menurut Saya, Larry sudah siap memimpin dalam jangka panjang," tutur pendiri Google lainnya, Mr.Brin.

Analis menilai Larry Page sekarang lebih berpengalaman serta siap bertanggung jawab pada investor, seperti yang sudah Ia lakukan dalam 10 tahun terakhir. Pasar juga tidak yakin bahwa Page akan mengubah strategi bisnis Google secara frontal.

"Ketika Anda melihat pergeseran eksekutif pada perusahaan dengan kinerja bagus, Anda mungkin terganggu," ujar Mike Hickey dari Janco Partners. Namun, Page adalah orang lama yang telah mafhum benar dengan seluk beluk bidang yang digelutinya. Saham Google sendiri naik 2% ke $639 pada sesi after-hours pasca kombinasi kabar earnings dan pergantian eksekutif.
 

Laba Morgan Stanley Cemerlang

Jumat, 21 Januari 2011

Morgan Stanley, raksasa Wall Street yang sempat terpuruk akibat krisis keuangan, catatkan laba yang cemerlang. Laba per saham (EPS) melonjak menjadi 43 sen di kwartal keempat 2010, lebih tinggi dari estimasi 35 sen dan publikasi sebelumnya 14 sen. Divisi investment banking berikan pendapatan yang signifikan bagi perusahaan dengan pendapatan bersih mencapai $4,3 miliar.
 
Laporan keuangan ini lebih baik dari periode yang sama tahun 2009 yang catatkan kerugian 82 sen per saham. Total pendapatan bersih Morgan Stanley sebesar $7,8 miliar, lebih tinggi dari estimasi $7,35 miliar di kwartal terakhir 2010. Saham Morgan Stanley naik 1,2% setelah perusahaan merilis laporan keuangan.

Rabu, 19 Januari 2011

NBC Universal di Akuisisi Comcast, Direstui Pemerintah

Rabu, 19 Januari 2011

NBC Universal dapat restu dari pemerinta, setelah Pemerintah meluluskan penawaran $13,8 miliar Comcast (CMCSA) terhadap NBC Universal. Sehingga wacana mengenai raksasa penyiaran baru di Amerika Serikat (AS) mulai terwujud

Komisi Komunikasi Federal menyetujui pembelian 51% saham NBC Universal yang dimiliki oleh General electric. Deal tinggal menunggu approval dari Departemen Kehakiman AS. Comcast sebagai calon pemilik baru NBC Universal merupakan perusahaan cable tv terbesar AS. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga mengelola theme parks dan studio film besar.

Pengambil alihan sempat ditentang oleh kalangan industri media, sehingga regulator harus benar-benar memastikan takeover takkan menyakiti media lain. Apabila akuisisi berjalan mulus, maka NBC Universal memperluas cakupan pelayanan untuk bersaing dengan tv cable dan perusahaan pemancar lainnya. Termasuk pada sektor pelayanan video internet.

Comcast saat ini memiliki sekitar 23 juta konsumen cable dan nyaris 17 juta pelanggan internet. Sedangkan portofilio dari NBC Universal meliputi NBC, Telemundo, CNBC dan Bravo Channels.
 

 

Lagi, Apple Cetak Rekor Profit Baru

Rabu, 19 Januari 2011

Meski sedang ditinggal oleh sang CEO, Apple Inc 'menghadiahkan' Wall Street sebuah kabar gembira. Perusahaan mencetak rekor laba baru pada kuartal akhir 2010.

Apple membukukan laba bersih $6 miliar dari pendapatan sejumlah $26,7 miliar. Dalam pernyataan resminya, Steve jobs menyebut pencapaian usaha sebagai sesuatu yang fenomenal. Kontribusi penjualan tertinggi terjadi pada masa liburan natal lalu. Para konsumen giat memburu hadiah natal dengan brand Apple, seperti Macs, iPhone dan iPad.

Daniel Ernst dari Hudson Square Research mengatakan bahwa Apple kembali mematahkan ekspektasi pasar. "Dilihat dari berbagai sudut pandang, inilah kuartal terbaik Apple sepanjang masa," tutur Ernst.

Perusahaan menjual 4,13 juta unit Mac sepanjang triwulan akhir tahun lalu, atau naik 23% (YoY). Sedangkan sales iPhone mencapai 16,24 juta unit atau setara lonjakan 86%. Hanya iPod saja yang tidak terlalu digemari karena hanya laku terjual 19,4 juta unit (turun 7%). Saham Apple Inc (APPL) melambung 4% pada perdagangan after-hours ke level $354. Sebelumnya, saham sempat rontok di terpa kabar kepergian Steve Jobs.
 

Selasa, 18 Januari 2011

Fokus Pasar Pekan Ini

Selasa, 18 Januari 2011
 
Meningkatnya ekonomi dunia, pendapatan korporasi yang solid dan bahkan menyusutnya ketakutan terhadap hutang zona euro saat ini sudah lebih dari cukup untuk menaikkan permintaan terhadap aset-aset beresiko di pasar finansial.
 
Berbagai fitur data yang akan muncul selama pekan ini diantaranya data ekonomi dari Amerika Serikat sampai China, semarak musim laporan pendapatan kuartal-IV, serta pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa yang akan membahas peningkatan persediaan dana bailout. Sementara sebagaian laporan pendapatan perusahaan telah bermunculan pesat. Salah satunya Intel Corp, telah memiliki prospek yang cerah di awal 2011.
 
Mega bank JPMorgan A.S telah melaporkan pendapatan diatas ekspektasi dan terlihat akan memperkokoh stabilitas serta pertumbuhan yang matap di pasar modal dunia. Sementara data ekonomi A.S dan Cina, sudah cukup kuat untuk mendongkrak sektor perbankan salah satunya Morgan Stanley yang memperkirakan tingkat pertumbuhan global tahun 2011 akan diatas rata-rata jangka panjangnya, yaitu 4.2% dibanding sekitar 3.5%.
 
Secara umum saham perbankan A.S tengah melambung tinggi, dan laporan pendapatan pekan ini dapat memberikan investor alasan lagi untuk lebih optimis terhadap sektor ini. Kuatnya hasil laba dari JPMorgan Chase & Co akhir pekan lalu telah meningkatkan ekspektasi terhadap sejumlah bank-bank ternama A.S, yang sebagian akan dirilis minggu ini. Diantara bank-bank tersebut, termasuk Citigroup dan Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America dan Wells Fargo & Co. Sektor finansial telah menjadi saham unggulan dalam rally pasar belakangan ini, sehingga menggiring Standard & Poor's 500 mencatat penguatan selama tujuh pekan berturut-turut di hari Jumat silam.
 
Selain perbankan, raksasa ekonomi General Electric dan nama-nama besar teknologi seperti Apple, Google dan eBay juga akan merilis laporan. Sementara prospek pendapatan terus memberikan harapan yang cerah bahwa saham memiliki kesempatan lagi untuk melaju lebih tinggi, bahkan menguatnya saham perbankan telah menekan indeks sektor ini hingga ke kisaran level resisten, yang akan memberi sinyal perhentian terakhir bagi sejumlah saham di pekan yang pendek akibat liburan.

Jobs Pergi, Apple Diragukan

Selasa, 18 Januari 2011 

Untuk ke-dua kalinya dalam sejarah, CEO Apple Inc menyerahkan wewenang atas bisnis teknologi bernilai $320 miliar kepada bawahannya. Steve Jobs memutuskan cuti karena alasan kesehatan.

Sang CEO berencana melakukan transplantasi liver setelah diagnosa menyebut dirinya menderita kanker pankreas. Belum ada keterangan lebih lanjut sampai kapan Jobs akan meninggalkan kursinya di AAPL. Tim Cook sendiri merupakan salah satu tokoh penting di industri teknologi dalam posisinya sebagai COO Apple.

Pasca berita ini dirilis, saham Apple langsung anjlok di Frankfurt. Investor terlihat pesimis mengenai kinerja Apple tanpa Steve Jobs. Pasar Amerika sendiri kemarin tutup karena memperingati Martin Luther king Day. Meski demikian, beberapa analis tidak meragukan kapasitas Cook selama ini. Ia adalah orang ke-dua terbaik yang dimiliki Apple dengan reputasi mengagumkan. Cook mempunyai pengalaman di Compaq, Intelligent Electronics dan IBM.  



Jumat, 14 Januari 2011

Intel Laporkan Kenaikan Laba Diatas Perkiraan

Jumat, 14 Januari 2011
Perusahaan Intel Corp. hari Kamis melaporkan adanya kenaikan laba berkat tingginya permintaan akan produknya, tetapi penjualan cenderung flat untuk pasar personal computer.
Saham Intel naik $2.6, dimana beberapa analis memberikan laporan tingginya perkiraan.
Para analis juga melaporkan adanya Intel yang melaporkan pendapatan sebesar 53 sen per lembar dengan pendapatan sebesar $11.38 miliar, menurut survei consensus oleh Factset Research,

Kamis, 13 Januari 2011

Jumat, AIG Lunasi Pinjaman

Kamis, 13 Januari 2011
AIG - American International Group Inc. hari Rabu mengatakan bahwa perusahaan tersebut berharap akan membayar kembali bantuan pinjaman dari pemerintah hari Jumat.
Perusahaan asuransi tersebut juga mengatakan akan mengeluarkan warrants senilai 75 juta, memberikan pemegang saham individu hak untuk membeli 1 saham biasa AIG senilai $45 per lembar.
 
Warrants tersebut akan mulai diperdagangkan di bursa New York, dengan tanda “AIG WS”, hari Kamis, Warrants tersebut akan mulai didistribusikan pada tanggal 19 Januari , kepada para pemegang saham biasa pada tanggal 13 Januari. Saham AIG akan mulai diperdagangkan tanpa hak (beli) tanpa warrants pada tanggal 20 Januari.
 
Pengeluaran warrants tersebut adalah bagian penting dari rencana AIG untuk keluar dari bantuan pemerintah yang menjadi beban keuangan yang jumlahnya lebih dari $180 juta.

Pekan Ini, AIG Lunasi Bail out

Kamis, 13 Januari 2011
Salah satu debitur bail out pemerintah Amerika Serikat (AS) berkomitmen memenuhi kewajiban bayarnya. Adalah American International Group (AIG) yang siap melunasi pinjaman masa resesi pada pekan ini.

Sesuai dengan rencana tahun lalu, AIG akan mengkonversi saham preferensi yang dimiliki departemen keuangan menjadi saham reguler. Ketika transaksi ini tuntas, maka negara resmi menguasai 92% saham AIG. Perusahaan pada hari Rabu memperkirakan pemerintah akan melepas saham tersebut secara berkala hingga hutang terhapus.

"Saat pengumuman ini dikeluarkan, Kami tetap berkomitmen melunasi pinjaman dari warga AS ketika resesi 2008 lalu," tegas Robert Benmosche, President & CEO AIG. Sebagai tambahan, perusahaan akan membayar the Fed New York sejumlah $21 miliar untuk menutupi pinjaman bank sentral cabang tersebut. Dananya berasal dari nilai aset yang akan segera dilepas manajemen, antara lain unit usaha Taiwan senilai $2,16 miliar.

"Kami berterima kasih atas dukungan warga AS dan berharap mereka merasakan keuntungan dari jasa tersebut," tambah Benmosche. AIG berencana merilis warrants setara $75 juta pekan depan. Dengan demikian, pemegang saham dapat membeli saham pada harga $45.00, atau diskon 23% dari penutupan Rabu lalu ($58.40).
 


Rabu, 12 Januari 2011

2010, Produk GM Laku Keras di Indonesia

Rabu, 12 Januari 2011 
General Motors CO (GM) membukukan lonjakan sales hingga 30% di Asia Tenggara sepanjang 2010. Penjualan menembus 130 ribu unit, dibandingkan pencapaian 2009 sebanyak 100 ribu kendaraan. Demikian pernyataan Martin Apfel, Presiden GM wilayah Asia dan Chevrolet Thailand.

Kenaikan sales tertinggi berada di Indonesia, dimana lonjakan mencapai 65% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara di Thailand, penjualan tumbuh 32% sehingga GM berhasil merebut 2,5% pangsa pasar otomotif di negara tersebut.

"Penjualan bulan Desember adalah yang tertinggi sejak Maret 2006," tutur Apfel. Ia juga optimis dengan prospek di Filipina, mengingat sales produk GM di sana telah menembus kenaikan 56%.



Target Corp. Umumkan Ekspansi 2011

Rabu, 12 Januari 2011
Demi mewujudkan ambisi sebagai one-stop shopping store, Target Corp. (NYSE:TGT) berencana membuka 21 gerai baru. Perusahaan siap merambah 13 negara bagian yang dinilai cukup potensial.

Target baru saja memperluas lini makanan di toko-tokonya untuk berkompetisi melawan rival seperti Wal-Mart Stores (WMT). Direksi berencana merombak konsep 400 titik penjualan di seluruh penjuru Amerika Serikat (AS).

Retailer berbasis Minneapolis ini mengumumkan pembukaan toko baru di 6 negara bagian, yakni California, Colorado, Minnesota, Wisconsin, Kentucky dan Massachusetts. Ekspansi gerai dimulai pada Maret 2011, sementara 9 toko lain dibuka pada 24 Juli. Kemudian pada 9 Oktober, Target kembali membuka 6 toko dengan estimasi karyawan sebanyak 100 hingga 250 orang.

Hingga saat ini, Target memiliki 1.752 gerai di 49 negara bagian. Sahamnya sendiri bertambah 4 sen ke $55.26 pada perdagangan sore hari.
 

JPMorgan Siap Naikan Dividen

Rabu, 12 Januari 2011
JPMorgan Chase siap membayar dividen tahunan sebesar 75 sen hingga satu dolar setelah Federal Reserve selesaikan penilaian dan berikan persetujuan, ungkap CEO Jamie Dimon kepada CNBC. Diamond juga katakan kalangan bisnis yang telah ajukan kredit kini sudah dapatkan pinjaman; sinyal berkurangnya ketegangan di sistem keuangan paska krisis. "Anda bisa dapatkan dana jika membutuhkannya," papar Dimon. "Anda mungkin tidak suka prasyarat dan bunganya tapi kredit memang tersedia.”

JPMorgan kini sedang menunggu penilaian dari bank sentral AS sebelum berikan dividen lebih tinggi, yang diprediksi mungkin terjadi pada akhir 2011 atau awal 2012. "Kami sedang timbun banyak kelebihan modal, jadi kami ingin memulai kembali dividen," kata Dimon. Saat ini, JP Morgan hanya bayarkan dividen tahunan sebesar 20 sen.
 
“JP Morgan telah salurkan pinjaman lebih dari satu triliun dolar tahun lalu; jumlahnya lebih besar dari 2009” papar Dimon yang juga katakan kredit usaha kecil juga meningkat 40% di 2010. Saham JPMorgan terakhir diperdagangkan di level $43.60, naik 0,46% pada hari Selasa.
 

Auto: Asia & Jerman Berpeluang Rusak 'Comeback' AS


Rabu, 12 Januari 2011
Detroit Motor Show kini tidak lagi jadi ajang pameran otomotif semata. Lebih dari itu, event tahunan ini sudah menjadi arena perang bagi berbagai produsen global.

Raksasa auto Amerika Serikat (AS) mencanangkan 2011 sebagai tahun kebangkitan kendaraan AS. Seakan bangkit dari koma, baik GM (NYSE:GM), Chrysler (DAI) maupun Ford (NYSE:F) sudah merilis varian baru. Lini penjualan masing-masing perusahaan berhadapan dengan tantangan maha-berat, yakni mengembalikan masa kejayaan pasar auto AS pra-2007. Sebelum krisis, konsumen membeli rata-rata 16 juta mobil per tahun sebelum akhirnya tergerus jadi 10,4 juta saja di tengah resesi 2009. Titik balik daya beli konsumen tampak tahun lalu saat produsen mencatat penjualan total 11,6 juta unit kendaraan.

Akan tetapi, pemulihan tampak masih terkendala banyak hal. Penurunan sales mobil di AS bisa melengserkan posisi negara sebagai pasar mobil terbesar dunia. Mengingat pasar China tumbuh begitu pesat dengan angka penjualan mencapai 15 juta unit tahun lalu. Jumlah tersebut bahkan hanya sepersepuluh penduduk China, sehingga masih besar potensi pasar untuk digali.

Kerasnya suhu persaingan mendorong produsen otomotif meningkatkan kualitas varian masing-masing. "Tidak ada lagi produk jelek di AS saat ini," ujar Vicki Poponi, dari Toyota US. Produk China dan Jerman yang dahulu hanya mampu merengkuh pasar minoritas kini pantas jumawa. Pasca krisis, konsumen akan lebih selektif memilih kendaraan, dimana faktor harga dan kualitas akan menjadi pertimbangan utama.

Produk kebanggaan China, BYD, bahkan sudah merilis varian hybridnya di tanah AS. Sementara Volkswagen siap memproduksi mobil secara langsung di wilayah negeri Paman Sam. Jawara Jerman ini mengincar pasar medium-low dengan meluncurkan kendaraan pesaing Toyota Camry dan Hyundai Sonata. Pabrikan yang disebut terakhir bahkan jauh lebih disegani saat ini di negara barat. Hyundai tidak lagi dianggap sebagai anak bawang karena konsisten memperkenalkan mobil dengan kualitas prima.

Detroit Motor Show sudah mempersembahkan debut 30 varian kendaraan baru berbagai merk. Apabila dulu produsen '3 besar' AS bisa berharap pada fanatisme konsumen, kini situasinya berbeda dibanding lima tahun lalu. Persaingan jauh lebih kompetitif di tengah nuansa krisis global. GM, Chrysler dan Ford plus Toyota harus mewaspadai inovasi rival-rival mereka dari luar negeri. Jika salah strategi, pesta 'comeback' ketiganya bisa buyar di penghujung tahun. 

Sepanjang Detrot Motor Show, saham produsen auto besar relatif stabil. Berikut ini adalah catatan pergerakan ekuitas terakhir:
Ford:
18.32 Up 0.04 (0.22%)

GM
38.68 Down -0.07 (-0.18%)
toyota
84.00 Up 0.62 (0.74%)

Android Google Lebih Rapuh Dari IPhone: Trend Micro

Rabu, 12 Januari 2011

Sistem operasional Android untuk perangkat berjalan milik Google lebih rapuh terhadap hackers dan virus dibandingkan dengan IPhone dari Apple Inc, menurut sebuah pembuat pengaman aplikasi lunak Trend Micro.
“Android bersifat open source, yang berarti hackers juga memahami struktur dan source code yang ada”, dikatakan Steve Chang, pimpinan dari Trend Micro, penyedia layanan pengaman perangkat lunak terbesar dunia untuk server perusahaan, dikatakan dalam sebuah wawancara di Taipei kemarin. “Kami lebih memilih Apple karena mereka lebih berhati-hati terhadap masalah tersebut, Mustahil bagi beberapa virus untuk beroperasi dalam IPhone”, dikatakannya.
Google, pemilik dari search engine yang terkenal, menawarkan Android secara gratis dan membolehkan para developer untuk memasuki kode penulisan perangkat lunak. Apple, yang menyertakan Android didalam operasional perangkat lunaknya di pasar ponsel pintar, memerlukan beberapa palikasi untuk disetujui sebelum dilepas ke pasar online mereka.

Selasa, 11 Januari 2011

Inflasi Akan Picu Bank Asia Naikkan Bunga

Selasa, 11 Januari 2011
Tingkat inflasi lebih tinggi akan mendorong bank sentral di Asia menaikkan suku bunga. Problem akan semakin berkembang di tengah kenaikan harga makanan, kata senior ekonom Nomura, Yougesh Khatri.
Nomura memprediksi Bank Thailand akan mengumumkan kenaikan bunga 25 basis poin pada 12 Januari sementara China  akan naikkan bunga dengan basis yang sama tahun ini dan tiga kali lagi di 2012. Bank Sentral Philipina (Banko Sentral) kemungkinan naikkan bunga karena inflasi pada indeks harga konsumen akan meningkat menjadi 5% di 2011 dan 5,4% di 2012, dibandingkan 3% di bulan Desember, kata Khatri.


Laporan Penghasilan Alcoa Lampaui Prediksi

Selasa, 11 Januari 2011
Alcoa memulai musim pelaporan penghasilan perusahaan Dow Jones dengan melaporkan keuntungan yang melampaui keuntungan tahun sebelumnya dan prediksi para analis Wall Street karena harga alumunium naik pada kuartal terakhir 2010.
Produsen Alumunium ini, secara tradisi merupakan komponen Dow Jones Industrial Average pertama yang melaporkan penghasilannya, mengatakan bahwa Alcoa mendapatkan penghasilan 21 sen per saham pada kuartal ke-4, dibandigkan hanya 1 sen per saham tahun lalu.
 
Penjualan untuk kuartal terakhir naik menjadi 5,7 miliar dollar AS, naik dari 5,433 miliar tahun lalu.
 
“Berita baiknya adalah pertumbuhan. Jika anda melihat setahun lalu, pendapatan kami telah bertumbuh 14%,” kata Chairman dan CEO Alcoa Klaus Kleinfeld. “Semua ini bagus… saya pikir kami memiliki momentum yang bagus.”
 
Alcoa memperkirakan pertumbuhan alumunium secara keseluruhan sekitar 12% di 2011 dan pertumbuhan dari emerging market seperti India dan Vietnam akan mendukung pertumbuhan penghasilan perusahaan di 2011.

Intel Bayar Nvidia $1,5 M

Selasa, 11 Januari 2011
Intel akan membayar desainer chip Nvidia sebanyak $1,5 milyar untuk lisensi teknologi; ini akan menjadi akhir dari sengketa hukum dan perlancar persaingan di segmen prosesor PC. Kesepakatan ini merupakan kemenangan bagi Nvidia dan tercermin dari kenaikan sahamnya sebanyak 4% sedangkan saham Intel, produsen chip terbesar dunia, turun 0,2% setelah berita dirilis.

Nvidia juga diperbolehkan gunakan teknologi Intel untuk proyek prosessor PC-nya, yang dilakukan bekerja sama dengan ARM. "Jumlahnya mengesankan," ungkap Doug Freedman, analis Gleacher & Company. “Momentumnya cukup bagus bagi Nvidia yang sedang merambah segmen chip yang mengkonsumsi energi rendah berdasarkan arsitektur ARM.”

Minggu lalu, Nvidia telah umumkan pengembangan prosesor PC berbasis ARM dengan kode " Project Denver" yang ditujukan untuk semua segmen mulai dari workstation hingga supercomputer; sinyal keinginan perusahaan untuk menantang dominasi Intel. Meskipun demikian, kesapakatan tidak mencakup hak untuk gunakan teknologi berharga x86 yang dimiliki Intel. "Itu bukan bisnis inti, kami juga tidak berniat untuk kembangkan hal tersebut," papar CEO Nvidia Jen-Hsun Huang.
 

AMD Lepas Salah Satu Tokoh Penting

Selasa, 11 Januari 2011
Kabar mengejutkan datang dari produsen chip komputer Advanced Micro Devices (NYSE: AMD). Dirk Meyer, chief executive, mundur dari jabatannya pada dalam sebuah 'kesepakatan bersama. 
 
AMD menunjuk CFO Thomas Seifert sebagai pengganti temporer hingga penentuan eksekutif baru. Perusahaan menyatakan bahwa pergantian ini akan mengembalikan dominasi pasar  dan memberi return finansial lebih baik. Saat ini, AMD sendiri masih berada di bawah bayang-bayang pemimpin pasar, Intel. 
 
Meski AMD merupakan produsen prosesor terbesar ke-dua dunia, chips buatan Intel masih dipakai oleh 80% komputer pribadi konsumen global. Meyer sendiri sudah menduduki jabatan strategis di AMD sejak 2008 lalu. "Ia sudah menunjukkan kinerja bagus, dengan mengarahkan AMD ke strategi berbeda daripada hasrus bersaing langsung dengan Intel," demikian pendapat analis industri komputer di Stifel Nicolaus. 

Keluarga Prius Kian Lengkap

Selasa, 11 Januari 2011
Toyota Motor Corp. merilis varian Prius terbaru pada hari Senin (10/01) di Detroit. 'Keluarga hybrid' Toyota kini memiliki dua anggota baru yang akan menghiasi showroom dalam 18 bulan ke depan.
 
Produsen otomotif terbesar dunia sudah mendominasi pasar mobil hybrid berbahan bakar bensin-elektrik sejak 1997. Hingga kini, Toyota memiliki 14 model hybrid secara global. Dengan demikian, reputasi sebagai produsen kendaraan terdepan dalam aspek teknologi telah melekat di kalangan konsumen. 
 
Ketika pesaing seperti Nissan Motor Co. dan General Motors Co. konsisten berinovasi dengan varian Leaf dan Volt, nama Prius dipandang masih terlalu kuat untuk digoyang. Tahun lalu, penjualan Prius naik 36% menjadi 140,928 unit (sumber: Autodata). "Posisi Prius saat ini sudah seperti Kleenex pada pasar tissue dan Levi's di jeans," tutur Bob Carter, US Chief Toyota Amerika Serikat (AS).  

Senin, 10 Januari 2011

Rambah PC Tablet, Sony Terobsesi Saingi iPad

Senin, 10 Januari 2011
Sony Corp. (SNE) kembali menunjukkan loyalitas pada platform Android pada produk terbarunya. CFO Nobuyuki Oneda menyatakan bahwa produsen elektronik raksasa Jepang siap memproduksi komputer tablet.
Perusahaan harus mengembangkan PC tablet guna mengimbangi perkembangan tren," tutur Oneda. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Sony merangkul Samsung dalam proyek inovasi layar LCD bagi produk tablet yang segera lahir. Tidak hanya itu, layar ini nantinya akan menjadi line baru bagi indutri televisi.
Seperti diketahui, Sony berkomitmen menunjang perangkat bagi operasi Google TV. Perusahaan tampaknya percaya bahwa dengan menunggangi Google, produk Sony bisa makin menyaingi sales perangkat keluaran Apple Inc. Meski demikian, banyak pihak ragu jika konsumen berkenan meninggalkan iPad demi sebuah perangkat berbasis Android. Akan tetapi, faktor harga bisa sangat mempengaruhi.
 

Nintendo: Disertai Peringatan, Games 3-D Aman

Senin, 10 Januari 2011
Pimpinan dari Nintendo Co. (NTDOY) mengatakan hari Minggu bahwa adanya peringatan terkini terhadap para anak-anak yang memainkan permainan 3-D “tidak mengatakan produk tersebut berbahaya”, tetapi lebih menekankan bahwa adanya tindakan untuk memberikan informasi kepada pelanggan dan menghindari adanya kemungkinan proses peradilan.
“Kami secara proaktif terus memberikan informasi kepada para pelanggan kami. Apabila tidak kami lakukan kami tidak akan meletakkan catatan bahwa hal tersebut tidak secara langsung berdampak pada penjualan kami”, dikatakan Chief Executive Satoru Iwata dalam sebuah wawancara dengan Dow Jones Newswire.

Portugal Dalam Tekanan Uni Eropa

Senin, 10 Januari 2011
Jerman, Perancis, dan anggota zona-euro lainnya mulai menekan Portugal untuk ajukan meminta dana talangan keuangan Uni Eropa/IMF demi hentikan penyebaran krisis, menurut petinggi Uni Eropa yang menjadi nara sumber Reuters. “Belum ada diskusi formal hanya pembicaraan awal mengenai kemungkinan bail-out Portugal jika biaya pinjaman terus meningkat.”
 
Jerman dan Portugal telah membantah laporan tersebut. “Ini bukan strategi yang dijalankan pemerintah agar Portugal ajukan bail-out,” ungkap Steffen Seibert, juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel.
 
“Jumlah dana bantuan mungkin di kisaran €60 hingga €80 miliar euro, tapi jumlahnya belum pasti karena kami belum tahu berapa banyak kebutuhan sektor perbankan Portugal,” papar nara sumber Reuters tersebut. Der Spiegel kemarin menulis, “Berlin dan Paris menekan Lisbon untuk minta bantuan Uni Eropa dan IMF. "Hanya keajaiban yang dapat selamatkan Portugal dari IMF," tulis editorial Publico. Pimpinan partai oposisi pemerintah Portugal, Pedro Passos Coelho, telah utarakan akan ajukan mosi tidak percaya jika pemerintah ajukan bail-out. Survei Reuters minggu lalu juga tunjukkan Portugal butuhan bailout.
 
Kondisinya mirip dengan Irlandia sebelum peroleh bail-out €85 miliar. Dublin telah berulang kali membantah akan ajukan dana talangan, namun akhirnya pemerintah Irlandia menyerah seiring melejitnya biaya pinjaman di pasar obligasi.
 

Bursa Asia Flat, Euro di Rendahnya 4 Bulan

Senin, 10 Januari 2011

Masih kuat bertahannya ketakutan akan permasalahan hutang pemerintah di Eropa ke rendahnya selama 4 bulan terhadap dollar AS hari ini, dengan investor yang masih menantikan penjualan obligasi oleh negara-negara yang memiliki ekonomi yang rapuh saat ini.
Portugal, Spanyol dan Itali diperkirakan harus mengeluarkan banyak biaya guna menambah dana ke pasar modal disana yang dianggap sebagai ujian berat apakah negara-negara Eropa tersebut dapat mendanai hutang mereka di tingkat yang dapat dikendalikan.
 
“Secara jelas, permasalahan hutang Eropa masih bertahan dan pasar masih senang menjual Euro”, dikatakan seorang trader dari sebuah bank investasi AS.

Euro juga merosot mendekati level 1.2450 terhadap Franc Swiss dan 107 terhadap Yen. Mata uang tunggal tersebut saat ini berada di 1.2470 terhadap Franc Swiss dan 107.17 terhadap Yen.
 
Indeks dollar yang mengukur kinerja dollar AS terhadap beberapa mata uang utama, naik ke tingginya selama 5 minggu, pulih dari kejatuhannya mengikuti lemahnya data Non-Farm Payroll AS hari Jumat.

Indeks tersebut terakhir diperdagangkan di 81.01 setelah menyentuh 81.2 awal hari ini.

Bursa Asia sebagian besar tidak mengalami pergerakan yang berarti dengan sempitnya pergerakan di pasar bersama dengan bursa saham Jepang yang masih libur hari ini. Indeks bursa Asia diluar Jepang sempat naik 0.1%  yang terjadi bersamaan dengan kenaikan harga saham sektor energi.

Harga minyak mentah naik $90 per barel, kembali dari harga sebelumnya yang turun 3.2%, setelah terjadinya kebocoran pipa di Alaska yang menyumbang 12% dari kebutuhan minyak di AS.

Laporan pendapatan korporasi untuk perusahaan-perusahaan besar di AS dimulai hari ini dengan perusahaan-perusahaan sektor industri umum, energi, perbankan dan produsen memory chip yang dijadwalkan untuk dilaporkan secara kuartal.

Bernanke Optimis AS Pulih

Senin, 10 Januari 2011
Perekonomian akhirnya akan memuncak meksipun pertumbuhan masih terlalu lemah untuk mengikis tingkat pengangguran, ucap Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke pada hari Jumat. Walaupun tidak berikan petunjuk arah kebijakan moneter, komentar Bernanke terdengar lebih optimis dari pidatonya belakangan ini. Ia melihat adanya peningkatan belanja konsumen dan penurunan klaim pengangguran sebagai tanda pemulihan sedang menguat.
 
"Kita telah melihat kenaikan sebagai bukti pemulihan yang berlanjut pada sektor konsumen dan belanja bisnis," ungkap gurbernur bank sentral AS. Sebulan lalu, Bernanke menyuarakan keraguan mengenai pemulihan ekonomi. "Yang masih menjadi pertanyaan apakah Fed akan menambah dan memperpanjang program," ucap Dana Saporta, ekonom pada Credit Suisse.

Jumat, 07 Januari 2011

Verizon Janjikan 10 Gadget Anyar di Semester 1


07 Januari 2011

Salah satu provider ponsel terbesar Amerika Serikat (AS) menjanjikan penggunanya 10 gadget baru pada semeter awal 2011. Paket bundle Verizon (VZ) dan beberapa produsen ponsel akan menghiasi toko dalam waktu dekat.

Demi memenuhi kebutuhan akan akses data nirkabel super cepat, Verizon menyiapkan empat smartphone dan dua tablet pc anyar. Unit bisnis patungan Verizon dan Vodafone sudah merangkul beberapa vendor ponsel seperti HTC Corp, LG Electronics dan Samsung. Perkembangan usaha juga melibatkan beberapa pengembang games dan aplikasi, antara lain Electronic Arts dan Skype.


Inovasi Verizon diyakini mampu menggoda calon pengguna baru serta mempertahankan rekor pendapatan usaha. Saham Verizon terpantau pada harga 36.23 atau turun -0.95 (-(-2.56%)

Kamis, 06 Januari 2011

Pebisnis Tertarik Gunakan Tablet RIM


06 Januari 2011 

RIM umumkan besarnya ketertarikan dunia usaha terhadap tablet Playbook-nya dan akan merilis tablet 4G  di musim panas dengan menggandeng Sprint Nextel. RIM kemarin demonstrasikan penggunaan tablet touchscreen tujuh inci yang akan bersaing dengan iPad Apple.

"Di perusahaan besar, mereka sedang diskusikan pemesanan tablet dalam jumlah puluhan ribu, langsung begitu dirilis," ungkap pimpinan Research in Motion, Jeff McDowell. “Perusahaan melihat tablet sebagai salah satu instrumen penting bagi karyawan seperti telepon atau PC.” Tablet RIM sepertinya calon pesaing iPad untuk merebut pangsa pasar yang diprediksi mencapai 50 juta unit tahun depan.
 
Ada banyak perdebatan tentang lamanya ketahanan battrai RIM, titik kunci persaingan di pasar tablet. IPad 10-inci berikan daya tahan batrai 10 jam. McDowell katakan baterai dapat bertahan selama atau lebih dari tablet 7-inci lainnya, namun McDowell menolak berikan rincian spesifik.

Saham RIM, yang juga produksi smartphone blackberry, reli kencang dalam satu jam terakhir menjelang penutupan perdagangan Rabu. Saham RIM di Nasdaq ditutup naik 4,8% ke level $61.92.

Logo Baru Tercetak di Gelas Starbucks


6 Januari 2011

Raksasa gerai kopi global, Starbucks Corp. (NYSE:SBUX), resmi meluncurkan logo baru pada hari Rabu waktu AS. Sejauh ini, warga Amerika menyambut baik desain logo yang terlihat lebih sederhana dan modern.

Desainer 'mencabut' lingkaran hijau dari siluet putri duyung sehingga titel 'Starbucks Coffee' tidak nampak lagi. Dengan demikian, kombinasi warna pada gelas hanya terdiri dari 2 warna: putih dan hijau. Beberapa jam pasca peluncuran, berbagai respon mengalir via akun jejaring sosial resmi perusahaan, mulai dari Facebook hingga Twitter.

Mayoritas fans menyambut baik gagasan baru dalam desain terbaru Starbucks. Banyak di antara mereka bahkan masih membandingkan peluncuran logo ini dengan 'blunder' yang dilakukan peritel GAP beberapa bulan lalu. Ketika itu, manajemen pakaian ternama ini merilis logo terbaru yang dinilai masyarakat 'menggelikan'. Pada akhirnya, GAP mengembalikan logo produk ke desain asli sebagai wujud apresiasi terhadap masukan konsumen.

Launching logo Starbucks dilangsungkan untuk memperingati ulang tahun ke-40 perusahaan kopi terbesar dunia. "Sepanjang 4 dekade, Kami telah melewati banyak tantangan," tutur Howard Shultz, sang CEO. Ia mendedikasikan desain terbaru ini bagi seluaruh pihak yang telah berperan dalam kemajuan usahanya. Manajemen juga menjamin bahwa logo baru ini nantinya tetap mencerminkan identitas bisnis yang sudah diwariskan sejak puluhan tahun. Meski sudah dipublikasikan, desain logo baru akan resmi bertengger di ribuan gerai mulai Maret nanti.  

Penjualan Kinects Lampaui Target


6 Januari 2011 

Microsoft menjual lebih dari 8 juta Xbox Kinect dalam 60 hari pertama sejak diluncurkan, melampaui target 5 juta dan kalahkan produk pesaingnya Move yang dirilis Sony. Sony hanya menjual 4,1 juta unit Move, yang seperti Kinect mampu memindai gerak tubuh pemain untuk video game. Meskipun demikian, angka penjualan ini tidak menghitung faktor puncak liburan belanja pada bulan Desember.

Sony luncurkan Move, instrumen tongkat yang mungkinkan pengguna untuk mengontrol aksi permainan di layar, pada bulan September di Amerika Utara dan Oktober di Jepang. Move dijual seharga $50 atau $400 jika dibandrol dengan PlayStation 3. Microsoft Kinect, yang diluncurkan awal November, berbiaya $150 atau $300 jika dibeli bersamaan dengan Xbox berkapasitas 4 gigabyte.

CEO Steve Ballmer juga utarakan Sprint dan Verizon Wireless akan mulai menjual ponsel berbasis Windows Phone 7 di semester pertama 2011. Di lain pihak, saham Microsoft melemah 0,31% menjadi $28 pada perdagangan Rabu.